Suryo Nugroho (Jokomik, Komik Cinta, Rumah Warna)
Indi komik, baginya bukanlah sebuah batu loncatan. Indi komik adalah sebuah dunia tersendiri yang bisa diseriusi. Artinya, selain berkarya membuat komik, harus serius juga pendistribusian dan promosi komik indi tersebut. Hanya saja masalahnya, bagi komikus atau studio komik, energi habis untuk dicurahkan untuk membuat komik, jadi tak ada lagi tenaga untuk menjual dan mempromosikan komik indi tersebut. Maka, dalam membuat studio komik sebaiknya juga disertakan tenaga pemasaran dan promosi komik karya studio tersebut. Mengenai penjualan komik indi, dulu pernah ada contoh komik Petruk Gareng yang pendistribusiannya oleh Gultom agency bisa dibilang sukses, walaupun tak pernah masuk ke major label.
Jadi usulnya, kita yang bergerak di dunia komik Indonesia ini harus menyatukan kekuatan, jangan bergerak sendiri-sendiri, karena membuat gerak kita jadi sulit. Misalnya dengan membuat jaringan distribusi komik tersebut (Suryo mengaku belum membaca semua tentang program membangun jaringan distribusi komik indi yang dijalankan indicomic.com, red), seperti misalnya yang telah dijalankan oleh studio Bajak Laut dengan Istana Kartu-nya.
Kegiatan suryo selain bikin komik, ia sering membantu rekan-rekannya di MKI dalam mengadakan event-event mengenai komik, seperti di acara PKAN IV ini, ia adalah salah satu panitia yang sering terlihat sibuk hilir mudik. Ia juga tergabung ke dalam studio Rumah Warna dan sering menerima orderan dalam pembuatan ilustrasi atau desain lainnya.
Komentarnya tentang komik Indonesia, ia mengatakan bahwa kita terlalu sibuk mencari jati diri komik Indonesia. Misalnya Jepang dengan manganya, Amerika dengan Marvelnya. Berkarya ya berkarya saja, jangan ikut-ikuatan, begitu katanya. Jangan karena Manga sedang mewabah di negeri ini lalu kita harus ikut style Manga. Ia berharap agar komik Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri orang, dan terutama di negeri sendiri tentunya.
Tentang Internet dan peranannya dalam perkomikan, baginya segala media itu bagus untuk mensosialisasikan komik Indonesia. Sekarang Internet sedang mewabah, dan internet jadi media yang sangat cepat untuk bertransaksi dan lain-lainnya. Internet harus digunakan untuk memberantas buta komik. Indonesia terlalu terlena dalam budaya mendengar, padahal dulu sudah ada budaya menggambar sejak jaman nenek moyang kita, contohnya adalah relief di candi-candi yang banyak berada di Indonesia.
Mengenai dukungannya bagi gerakan menanamkan awareness akan komik Indonesia, Suryo siap membantu menggandakan buletin IndiCOMIC, bila ada order dengan sisa cetakan lebih. OK, thanks. Ditunggu juga dukungan dari yang lainnya untuk membangun gerakan ini.
Mau kontak sama Suryo? Kirim aja email ke jokomik@bolehmail.com atau ke komik_cinta@yahoo.com
Komikografi:
- komik indie 'Komik Cinta'
- terlibat dalam Gatra edisi khusus akhir tahun 2003

0 Comments:
Post a Comment
<< Home